Zakat Mal adalah ( Pengertian, Jenis, & Syarat Wajib )

Zakat Mal adalah ( Pengertian, Jenis, & Syarat Wajib )

Diposting pada

Zakat Mal adalah ( Pengertian, Jenis, & Syarat Wajib ) Terbaru 2021

Zakat Mal adalah – Dalam islam menunaikan zakat adalah sebuah kewajiban yang harus dipenuhi kepada seluruh umat muslim di dunia, dalam menunaikan zakat terdapat syarat yang harus di penuhi, di ataranya syarat wajib dan syarat sah.

Dikutip dari Baznas.go.id terdapat dua macam jenis zakat yaitu zakat maal dan zakat fitrah. Namun kali ini kita akan membahas terkait dengan pengertian zakat mal, jenis dan syarat wajib.

Zakat Mal adalah ( Pengertian, Jenis, & Syarat Wajib )

Pengertian Zakat Mal

Zakat Maal berasal dari kata bahasa Arab artinya harta atau kekayaan (al-amwal, jamak dari kata maal) adalah “segala sesuatu (hal) yang diinginkan manusia untuk disimpan serta dimiliki” (Lisan ul-Arab). Dalam agama Islam sendiri, harta merupakan sesuatu yang boleh atau dapat dimiliki dan digunakan (dimanfaatkan) untuk kebutuhan seprlunya.
Oleh sebab itu dalam pengertiannya, zakat maal adalah zakat yang dikenakan atas segala jenis harta, baik secara zat maupun intinya mendapatkanya tidak bertentangan dengan ketentuan dalam agama.
Sebagai contoh, zakat maal sendiri terdiri dari simpanan kekayaan semisal uang, emas, surat berharga, pendapatan profesi, aset perdagangan, hasil barang tambang serta hasil laut, hasil sewa aset dan hasil lain sebagainya.

Jenis-Jenis Zakat Maal

Sebagaimana yang dijelaskan oleh Syaikh Dr. Yusuf Al-Qardhawi seperti pada kitabnya Fiqh uz-Zakah, zakat maal diantaranya meliputi:

1. Zakat simpanan emas, perak, serta barang berharga lainnya;
2. Zakat atas aset perdagangan;
3. Zakat atas hewan ternak;
4. Zakat atas hasil pertanian;
5. Zakat dari hasil olahan tanaman dan hewan;
6. Zakat dari hasil tambang dan tangkapan laut;
7. Zakat atas hasil penyewaan asset;
8. Zakat atas hasil jasa profesi;
9. Zakat atas hasil saham dan obligasi

Begitupun dengan yang dijelaskan di dalam UU No. 23 Tahun 2011, zakat maal meliputi;

a. emas, perak, dan logam mulia lainnya;
b. uang dan surat berharga lainnya;
c. perniagaan;
d. pertanian, perkebunan, dan kehutanan;
e. peternakan dan perikanan
f. pertambangan;
g. perindustrian;
h. pendapatan dan jasa; dan
i. rikaz.

Baca Juga: Syarat Wajib Puasa Ramadhan

Syarat Wajib Menunaikan Zakat Maal

Dalam menunaikan Zakat Maal terdapat syarat wajib harta yang terkena zakat maal diantaranya sebagai berikut:

1. Kepemilikan penuh
2. Harta halal dan diperoleh secara halal
3. Harta yang dapat berkembang serta diproduktifkan (dimanfaatkan)
4. Mencukupi nishab
5. Bebas dari hutang
6. Mencapai haul
7. Atau dapat ditunaikan saat panen

Anda dapat menunaikan Pembayaran zakat maal ke Baznas disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *