Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh, Pejelasan Lengkap Terbaru

Diposting pada

Puasa Ayyamul Bidh, Pejelasan Lengkap Terbaru 2021

Puasa Ayyamul Bidh – Puasa pada dasarnya adalah menahan lapar dan haus pada siang hari. Puasa sendiri terdiri dari puasa wajib dan puasa sunnah, puasa wajib adalah puasa yang dikhuskan kepada setiap orang yang menjalankannya apabila orang tersebut meninggalkannya akan mendapat dosa dan sebaliknya apabila menjalankannya akan mendapat pahala.

sedangkan puasa sunnah adalah puasa yang tidak diwajibkan, bilamana seseorang menjalankannya akan mendapat imbalan pahala sedangkan yang meninggalkannya tidak mendapat apa-apa, puasa sunnah sendiri terdiri dari macam-macam jenis, satu di antaranya adalah puasa Ayyamul Bidh, apaitu puasa ayyamul bidh? simak penjelasan singkat berikut.

Puasa Ayyamul Bidh

Pengertian Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh Adalah puasa sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullaah S.a.w kepada umat islam, dalam setiap bulan islam disetiap tahunnya. Pada pertengan bulan hijriyah yaitu pada tanggal 13,14 dan 15.

KH Cholil Nafis, dikutip dari Republika.co.id, menjelaskan tentang puasa Ayyamul Bidh tersebut.
Menurut dia, sebelum Nabi Muhammad Saw mendapat kewajiban berpuasa sebulan penuh pada Ramadan, ada beberapa model puasa yang dilakukan umat nabi sebelumnya. Di antaranya puasa Nabi Daud, yakni puasa yang dilakukan selang-seling, yaitu sehari berpuasa dan sehari lagi tidak berpuasa. “Kemudian ada juga seperti halnya puasa dalam riwayat oleh nabi sebelumnya yaitu puasa tiga hari Ayyamul Bidh.

Baca Juga: Peluang Usaha Ternak Burung Puyuh Moderen, Ide Bisnis Modal Kecil

Bahkan, Nabi dulu sebelum diwajibkannya puasa Ramadan masih melaksanakan puasa pada 13, 14, dan 15 itu,” ujar Kiai Cholil. Setelah diwajibkan untuk berpuasa Ramadan, Nabi Muhammad tidak lagi mewajibkan Ayyamul Bidh, tetapi melakukannya sebagai puasa sunah, yakni puasa yang dianjurkan.

Mengapa Menjalankan Puasa Ayyamul Bidh

Dalam sejarahnya puasa ini disebut puasa hari-hari putih atau (ayyamul bidh) karena pada saat menjalankan puasa bertepatan dengan terang bulan (bulan dilangit sedang terang)

Dalam kitam Umdatul Qari syarah shahilul bukhari, ayyamul bidh berarti kisah Nabi Adam yang pertama kali turun menginjakan kaki dibumi .

dikisahkan ketika nabi adam pertamakali turun kebumi dalam keadaan hangus atau gosong sehingga Allah S.w.t mewahyukan agar nabi adam a.s berpuasa.

Dihari pertama puasa sepertiga badan nabi adam menjadi putih, dihari kedua puasa badan nabi adam menjadi putih dan bersih setengahnya dan di hari ketiga puasa seluruh badan nabi adam menjadi putih bersih secara keseluruhan.

Manfaat Puasa Ayyamul Bidh

Manfaat puasa ini sangat banyak kita peroleh seperti dalam bukunya Muhammaad Ridho (Buka Puasa Bersama Rasulullah) menjelaskan manfaat puasa ayyamul bidh diantaranya selain mendapat pahala yang besar terdapat juga manfaat kesehatan bagi tubuh. yakni

  • Sistem kekebalan tubuh yang meningkat
  • Kerja saluran pencernaan menjadi lebih baik dan ringan
  •  Membuat umur panjang
  • Mensterilkan tubuh dari racun

Tanggal puasa Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh biasanya dijalankan pada pertengahan bulan hijriyah. Berdasarkan dari kalender 1441 H, tanggal 1-12 februari 2021 merupakan bulan Jumadil Akhir dan pada tanggal 13-28 februari masuk pada bulan Rajab. Sehingga puasa sunnah ayyamul bidh dapat di laksanakan pada tanggal 25,26 dan 27 februari atau bertepatan dengan 13,14,15 Rajab 1442 Hijria.

Bacan Niat Puasa Ayyamul Bidh

Seperti puasa sunnah pada umumnya menjalankan setiap ibadah harus berdasar dengan niat, adapun niat puasa sunnah ayyamul bidh

Niat puasa sunnah ayyamul bidh :

Nawaitul sauma ayyamul bidh sunnatan lillahi ta’alla”

 Artinya: saya niat puasa pada hari-hari putih, sunnah karena allah ta’alla  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *