Penyebab Gigi Sensitif  dan Cara Mengobatinya Terbaru 2021

Penyebab Gigi Sensitif dan Cara Mengobatinya

Diposting pada

 Tentang Gigi Sensitif

 

Penyebab Gigi Sensitif  dan Cara Mengobatinya Terbaru 2021

Penyebab Gigi Sensitif – Sebagian dari kita tentunya pernah mengalami gigi sensitif. Beberapa pertanyaan mungkin muncul dalam pikiran anda, sebenarnya apa yang dimaksud dengan gigi sensistif? Apa yang penyebab gigi sensitif? Bagaimana cara pencegahanya? Dan kalau sedang mengalami gigi sensitif, bagaimana cara penaggulangannya?

Gigi Sensitif

Gigi sensitif merupakan istilah umum yang dipakai untuk menunjukan adanya dentine hypersensitive akibat menipisnya enamel, penurunan gusi,  dan terbukanya detin pada sebuah lapisan dibawah enamel. Nyeri yang berkaitan dengan sensitivitas terjadi dalam saraf gigi, nyeri dari saraf gigi tidak selamanya tetap ada yang sementara namun ada juga yang sementara namun berkala. Nyeri yang tidak kunjung berhenti mungkin merupakan suatu tanda masalah yang lebih serius. Bagaimana pun, penting bagi anda untuk mengkonsultasikan gejala dengan dokter gigi anda, untuk menentukan penyebab dan perawatan selanjutnya, karena masalah ini sangat menggangu bila tidak ditindak lanjuti.

Peneyebab gigi sensitif

Dari hasil penelitian para ahli di USA, sebanyak 50 – 90%. Penderita memberikan tekanan besar/ berlebih pada saat menggosok gigi. Kebiasan mengosok gigi dengan tekanan berlebih dapat membuat gusi mengalami iritasi atau gusi menurun dari gigi, lama kelamaan akar gigi akan terbuka ( resesi gingiva ) leher gigi berlubang, lapisan emailpun akan berkurang ketebalannya, sehinggas bila minum air dingin, asam/manis ataubahkan tersentuh bulu sikat gigipun akan terasa ngilu. Hal ini diakibatkan oleh oral  hygiene keadaan rongga mulut yang buruk, penumpukan plak/karang gigi, yang merupakan ‘rumah’ tinggalnya berjuta-juta kuman dalam rongga mulut.

 

Baca Juga:Penyebab Sakit Gigi Yang Paling Umum Terjadi

 

Lambat laun karang gigipun dapat mengiritasi gusi sehingga gusi akan mudah berdarah, timbul pula bau mulut yang tidak ‘segar’ pembentukan lapisan email gigi yang tidak sempurna dapat pula terjadi pada individu-individu tertentu. Keadan ini pun akan menjadikan gigi menjadi sensitif. Food impaksi/ penumpukan sisa –sisa makanan didaerah pertemuan gigi dengan gigi/kontak gigi diakibatkan oleh sisa-sisa makanan yang menyusup masuk melalui leher gigi dan sulit dijangkau sikat gigi sehingga sulit dibersihkan, lama kelamaan penumpukan akan semakin banyak, menekan saku gusi semakin dalam dari keadaan normal.

Secara garis besar penyebab sensivitas gigi adalah:

  1. Penurunan gusi
  2. Buruknya orah hygiene (OH-)
  3. Bleaching (pemutihan permukaan gigi)
  4. Terkikisnya email
  5. Penyikatan gigi terlalu kuat

Pencegahan gigi sensitif

Untuk emncegah gigi menjadi sensitif, kuncinya adalah mengurangi tekanan berlebih saat mengosok gigi, memakai bulu sikat dengan jenis bulu sikat yang tidak keras, dan mengosok gigi dengan cara yang benar. Selain itu, gunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif, rutin memeriksa gigi ke dokter gigi, dan usahakan jangan minum/ makan panas dan dingin dalam waktu bersamaan.

Pengobatan gigi sensitif

Langkah-langkah yang perlu diperhatikan bagi penderita yang memiliki gigi sensitif adalah:

  • Menghilangkan kebiasaan buruk menggosok gigi dengan tekanan berlebih.
  • Mengosok gigi dengan cara dan waktu yang tepat.
  • Memakai jenis bulu sikat yang lunak/ soft tidak menggunakan bulusikat yang sudah rusak.
  • Menggunakan pasta gigi yang mengandung zat strontium chloride/ potassim nitrate/ flouride atau berkumur kumur dengan obat kumur yang mengandung zat-zat di atas.

Menurut para peneliti zat ini dapat membentuk ikatan kristalisasi, serta menutupi porus-porus pada permukaan mahkota gigi yang banyak pembulu saraf ( tubuli detin)/ permukaan akar gigi yang terbuka, sehingga dapat menghilangkan keluhan-keluhan sakit gigi sensitif.

Baca Juga: Penyebab Jerawat di ( Pipi, Dahi, Dagu dan Hidung)

Pada keadaan akar gigi yang terbuka/ sudah timbul lubang pada leher gigi, sebaiknya melakukan penambalan.

Pada kasus mahkota gigi/email gigi tipis biasa dibuatkan mahkota jaket. Menggunakan compound oxalate atau dengan bonding agent untuk menutupi porus-porus / tubuli detin.

Dengan banyaknya kasus-kasus diatas sudah selayaknya pasien yang mempunyai keluhan yang sama, senantiasa menegakan disiplin dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut agar segala keluhan anda berkurang atau hilang, aktifitaspun akan lancar.

 

Demikian informasi tentang penyebab gigi sensitif dan cara mengatasinya. Semoga informasi ini bermanfaat untuk anda, share apabila menurut anda orang lain juga harus mendapatkan informasi bermanfaat ini. Terimakasih

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *