cara membuat cv

Cara Membuat CV ( Download Format Ms.Word )

Diposting pada

Cara Membuat CV

cara membuat cv

Cara Membuat CV – Gimana ya, cara membuat CV yang bisa tembus dibaca sama HRD? Hari ini kita akan belajar cara buat Cv, cuma pakai Microsoft Word, dalam waktu 10 menit saja. Langsung saja!

 

Hari ini kami akan  ajarkan ke kalian, bagaimana sih caranya bikin CV yang baik di mata HRD. Karena ya kita sebagai jobseeker atau yang lagi nyari kerja, senjata utama kita atau amunisi kita ya cuma CV dan berkas lamaran kita. Dan saya yakin, kita kan kalau googling referensi CV atau mungkin lihat desain CV tuh, di internet banyak sekali. Akhirnya mungkin teman-teman yang mulai coba bikin CV atau mungkin pengen memperbaiki CV-nya bingung,

“Yang mana ya mesti di ikutin?” tapi jangan pusing karena hari ini kita akan belajar cara membuat CV yang baik, cuma pakai Microsoft Word, dalam waktu 10 menit aja.

 

Hal yang paling membingungkan buat teman-teman ketika pertama kali merombak CV atau membuat CV, yaitu format CV-nya sendiri. Karena jujur tadi kan gua saya mention di awal,

banyak banget desain dan referensi CV yang bertebaran di internet, bahkan sampai ada jasa pembuatan CV yang baik, estetik, dan lain-lainnya lah. Ya sebenarnya tidak ada yang salah juga sih, cuma banyak sekali, di antara teman-teman yang lebih mementingkan desain atau mungkin warna,sehingga melupakan konten dan isi CV itu sendiri.

Baca Juga: Cara Membuat Fanspage Facebook Terbaru 2021

Padahal, yang dilihat sama HRD dari sebuah CV kan itu isinya, atau mungkin formatnya, jadi ya. Percuma juga punya desain bagus, warnanya eye catchy CV-nya, tapi isi kontennya tidak  berbobot, atau nggak sesuai dengan kriteria HRD ya susah juga mau dicari sama HRD, teman-teman. Apalagi mulai banyak nih, perusahaan-perusahaan besar yang pakai ATS atau Applicant Tracking System, dimana sorting CV-nya itu bukan manusia lagi atau HRD-nya, tapi pakai sistem, atau AI (Artificial Intelligence).

Jadi mungkin sama mesin, sama AI itu udah otomatis sorting lamaran, sorting CV kalau misalnya tidak sesuai kriteria, nggak sesuai formatnya, akan auto reject atau auto ditolak.

Dan ATS ini galak lho teman-teman, lebih galak dari pada HRD kayaknya, karena mereka mesin, nggak punya hati. Jadi kalau misalnya mungkin ada typo dikit, atau mungkin formatnya nggak sesuai, ya auto ditolak sama mereka, atau dibuang. Jadi hati-hati, ya. Mendingan mungkin kita langsung praktek ke layar komputer saya aja kali ya, supaya teman-teman punya gambaran nih, atau bayangan langsung biar bisa dipraktekkin di layar teman-teman.

 

 

Jadi teman-teman, jadi ini adalah format CV APA Style yang gue pengen kasih ke kalian semuanya. Bukan Appa ya, tapi A-P-A. Nah enaknya CV ini, teman-teman yang fresh graduate atau mungkin udah punya pengalaman kerja bisa pakai, karena emang ini competency-based, teman-teman. Nah, CV ini punya enam komponen penting:

Link Download Format CV: Klik

  1. Biodata teman-teman, ditaruh paling atas,
  2. Tentang Saya,
  3. Kemampuan dan Kompetensi,
  4. Pengalaman Kerja,
  5. Pendidikan, kemudian Penghargaan
  6. Referensi Kontak.

 

Nah kita langsung ke yang pertama, ke bagian biodata. Kalau ini jangan sampai salah sih, karena ini HRD kan menghubungi teman-teman lewat sini yang teman-teman tulis.

Jadi tuliskan aja nama teman-teman, alamat teman-teman, kemudian nomor telepon, kemudian juga alamat email, dan LinkedIn, atau mungkin sosmed teman-teman, atau mungkin portofolio kalau teman-teman punya. Nah kalau ini foto, sebenarnya bisa dipakai bisa juga tidak dipakai, ini tergantung style teman-teman aja sih, mau pakai atau nggak, bebas.

 

Kita lanjut ke kolom Tentang Saya nih, teman-teman. Nah, untuk kolom tentang saya ini diisi

keseluruhan tentang diri teman-teman tapi digambarkan singkat, atau mungkin bikin 2 paragraf aja lah ya. Komponen pentingnya ada background pendidikan, aktivitas terakhir atau pengalaman kerja, dan minat karir.

 

Contoh, kayak di situ: ‘Nama saya Sugiono, lulusan Manajemen Informatika, punya pengalaman jadi admin HRD, kemudian juga memang memiliki minat di admin, dan menguasai Microsoft Office.’ Kira-kira kayak gitu. Nah, untuk kolom Kemampuan dan Kompetensi, di sini teman-teman tuliskan ya, selama belajar di sekolah atau mungkin kuliah

punya pengalaman apa sih, atau nambah skill apa aja. Di sini teman-teman tuliskan yang memang bisa teman-teman kerjakan, biasanya sih hardskills sih ya, yang ditunjukkan di kolom ini. Jadi bilang aja, atau mungkin sebut aja, yang teman-teman bisa kerjain di sini, karena ini adalah kolom yang dicari sama HRD. Teman-teman bisa ngerjain apa aja sih,

dan anggap saja ini adalah self-promote buat teman-teman semuanya.

 

Nah, kita lanjut ke bawah, yaitu ada kolom Pengalaman Kerja, yang paling sering salah nih teman-teman, ketika membuat CV. Biasanya teman-teman pada saat nulis pengalaman kerja tuh, nggak ditulisin secara jelas tanggung jawabnya dan kerjaannya itu ngapain. Cuma sekadar nama perusahaan, atau mungkin posisinya. Padahal, ya detail pekerjaan itu sangat-sangat dibutuhkan sama HRD, teman-teman. Kenapa? Karena ya bisa aja sebenarnya nama posisinya sama, tapi uraian pekerjaan dan tanggung jawab itu beda jauh.

 

Nah jadi komponennya itu ya…tadi gua bilang ya, ada nama perusahaan, lokasinya di mana,

posisi kamu sebagai apa, dari kapan sampai dengan kapan, dan di bawahnya itu ya jabarin saja, tugas dan tanggung jawab. Terus gimana dong, yang baru fresh graduate atau mungkin punya pengalaman intern doang? Nggak apa-apa, ya. Intern, atau PKL, atau magang

boleh banget kok dituliskan di sini. Ya karena kan itu menjadi pengalaman teman-teman juga, selama mungkin sekolah atau mungkin kuliah. Jadi nggak usah bingung, ya. Teman-teman tuliskan aja pakai PKL atau intern boleh kok. kalau nggak ada keduanya, bisa banget nih pengalaman organisasi selama sekolah, ikut OSIS kah, atau mungkin pada saat kuliah ikut BEM, itu bisa banget ya. Formatnya sama, yang penting adalah nama instansinya atau perusahaannya kemudian tugas teman-teman ngapain. Kira-kira gitu.

 

Nah, kita lanjut ke bawah, ini ada kolom Pendidikan ya. Ini hampir mirip kok dengan kolom experience atau Pengalaman Kerja yang tadi kita udah belajar di atas. Yang paling penting adalah tadi, sebut nama instansinya, kemudian teman-teman ngambil jurusan apa, dan di bawahnya itu cantumkan aja kalau misalnya pernah punya kegiatan atau mungkin ikut lomba, atau apapun itu lah ya. Nah yang paling harus teman-teman ingat adalah, cantumkan dua pengalamantau pendidikan terakhir aja. tidak usah sampai panjang, ya.

 

Mungkin teman-teman biasanya sih yang salah-salah nih, ditulis nih pengalaman pendidikannya mulai dari TK, SD, atau SMP. Itu enggak usah, karena enggak relevan buat digali kompetensi kerjanya. Jadi cukup di dua pendidikan terakhir aja, kalau misalnya kamu sarjana, ya sarjana. Kalau kamu SMA, SMA.Ya kira-kira gitu.

 

Lanjut ke kolom Penghargaan. Sebenarnya kolom Penghargaan ini sunnah sih ya. kalau misalnya teman-teman punya penghargaan selama kuliah atau mungkin sekolah, atau mungkin di pengalaman kerja sebelumnya punya achievement pribadi yang bisa teman-teman tunjukkan atau mungkin jadi kebanggaan buat teman-teman, silahkan cantumkan di sini.

Tapi ini sifatnya lebih ke bonus aja sih ya, atau mungkin nilai tambah. Kalau misalnya punya bagus, nggak punya juga nggak apa-apa, karena nggak semua orang kan punya penghargaan selama hidupnya. Jadi, ya oke-oke aja kalau misalnya mungkin selama pengalaman kerja nggak ada, ya di kosongin aja, kayak gitu.

 

Nah untuk kolom terakhir, ini referensi kerja sih ya. Ini sifatnya sama dengan penghargaan, sunah ya. Dicantumkan baik, nggak dicantumkan juga nggak apa-apa. Jadi ini semisal buat profesional, pernah punya pengalaman kerja bareng, projectan bareng sama dosen misalnya,

atau mungkin bos kamu di tempat kerja sebelum ini cs banget dan tau kinerja kamu gimana.

Jadi kalau misalnya mereka berkenan dicantumin kontaknya di sini dan misalnya ada background checking dari HRD, HRD akan melihat referensi kontak supaya menghubungi mereka dan nanya-nanya tentang kamu kira-kira kamu kerjaannya gimana sih di tempat sebelumnya, gitu. Oke good luck ya, membuat CV-nya!

 

Ada beberapa keuntungan ketika teman-teman menggunakan format CV APA seperti ini.

 

  1. Desainnya minimalis dan bersih.

 

Jadi HRD pada saat sorting lamaran atau CV teman-teman gampang. Tau sendiri, HRD mungkin cuma punya waktu 10 detik untuk melihat CV teman-teman. Jadi dengan menggunakan format CV seperti ini, ya tentunya akan memudahkan mereka dalam mencari teman-teman untuk memenuhi posisi yang mereka sedang butuhkan dan CV ini asyiknya tuh competency-based, jadi HRD melihat hanya ke pengalaman kerja, skill, dan pendidikan teman-teman. Udah, nggak usah lebih dari itu. Karena kan mungkin ketika kita bikin CV,

banyak banget nih yang mencantumkan hal yang nggak relevan, terus pada saat interview, ditanyain macam-macam nggak bisa jawab, terus kicep sendiri. Jadi ketika bikin CV, fokus ke hal ini aja yang tadi gua udah jelaskan, karena ya balik lagi,HRD hanya mencari orang yang sesuai dengan kriteria. Jadi kalau misalnya teman-teman sudah memberikan apa yang mereka butuhkan, yaudah, langsung cocok gitu lho, langsung klop. Untuk masalah desain, sebenarnya mungkin banyak orang bilang CV ini kaku. Tapi ya balikin lagi, desain ini adalah masalah selera.

 

Jadi ya gua bisa bilang CV ini aman lah ya, karena ini competency-based yang kita incer, bukan masalah desain atau mungkin selera masing-masing orang. Semangat membuat CV-nya ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *