Asuransi Jiwa Adalah

Asuransi Jiwa Adalah (Fungsi dan Jenis )

Diposting pada

Asuransi Adalah

Asuransi Jiwa Adalah

Asuransi Jiwa Adalah – Kali ini kita membahas tentang Asuransi Jiwa, apa saja jenisnya, kapan kita butuhnya, dan bagaimana cara memilih asuransi yang terbaik sesuai dengan kebutuhan kita. Ayo kita mulai. Asuransi jiwa sangat sederhana cara kerjanya. Intinya asuransi memberikan uang pertanggungan kepada hak waris kita, jika kita meninggal dunia. Uang pertanggungannya akan diterima oleh ahli waris yang kita tunjuk ketika membeli polis.

 

Mengapa kita perlu memiliki asuransi jiwa?

 

Fungsi asuransi jiwa bukan untuk mendapatkan keuntungan ya, tapi untuk mengurangi beban finansial jika kematian itu terjadi secara tidak terduga. Namanya umur kita tidak pernah tahu kan? Kita ambil contoh seorang tulang punggung keluarga, jika meninggal dunia maka keluarga yang ditinggalkan tidak hanya berduka, tapi juga dilimpahkan dengan beban finansial yang besar.

Baca Juga: Investasi Jangka Pendek

Berbagai pengeluaran yang selama ini tetap ada, harus dibayarkan. dan hutang yang ditinggalkan juga harus dilanjutkan.

 

Siapa saja sih yang sebenarnya butuh?

 

  1. Tulang Punggung Keluarga Jika kamu memiliki tanggungan seperti pasangan, anak, atau anggota keluarga yang bergantung pada kita sebagai pemberi nafkah, maka kita wajib memiliki.
  2. Jika kita memiliki hutang atau cicilan seperti kredit kendaraan, properti, dan lain sebagainya. Jangan sampai ketika kita meninggal dunia, keluarga dilimpahkan dengan hutang yang sangat besar sehingga mereka tidak bisa membayarnya karena sudah kehilangan sumber pencaharian dalam keluarga tersebut. Nah inilah mengapa biasanya kreditur meminta kita untuk memiliki asuransi jiwa ketika mengajukan pinjaman.
  3. Apabila kita memiliki pekerjaan dengan resiko tinggi seperti pilot, tentara, kontraktor, dan pekerjaan lainnya, maka asuransi jiwa sudah menjadi sebuah kebutuhan.
  4. Jika kita memiliki tujuan finansial yang sangat bergantung pada penghasilan kita saat ini, misalnya pendidikan anak. Fokus utama dalam membeli asuransi jiwa adalah menentukan uang pertanggungan yang cukup.

 

Ada beberapa cara perhitungannya

 

  1. Dihitung dari pendapatan tertanggung. Misalnya penghasilan kita adalah 15 juta perbulan. Dengan penghasilan ini keluarga kita hidup berkecukupan. Jika kita meninggal dunia, maka butuh waktu untuk anggota keluarga mencari penghasilan yang setara dan menyesuaikan gaya hidup yang baru.

 

  1. Dengan menghitung pengeluaran. Pada dasarnya sama dengan menghitung pendapatan sebelumnya. Tapi difokuskan hanya pada kebutuhan dasar dan pengeluaran pokok yang dibutuhkan oleh keluarga. Sehingga mereka bisa mempertahankan gaya hidup yang sama, sampai mereka bisa menyesuaikan diri.
  2. Dengan menghitung kebutuhan dana untuk tujuan finansial tertentu. Misalnya biaya pendidikan anak atau kebutuhan melunasi hutang. Nah tentunya semakin besar uang pertanggungan, semakin besar pula premi yang harus dibayarkan. Jadi pastikan besar uang pertanggungan secukupnya saja sesuai dengan kebutuhan kita, dan jangan mengalokasikan lebih dari 10% penghasilanmu.

 

 

 

Jenis-jenis asuransi jiwa

 

Di Indonesia ada empat jenis asuransi jiwa,

 

  1. Asuransi jiwa berjangka, atau yang kita sebut dengan Term Life Insurance.

 

Asuransi jiwa berjangka adalah bentuk murni, artinya jika kita bicara secara default  adalah Term Life Insurance. Secara sederhananya produk ini memberikan perlindungan jiwa selama waktu tertentu. Umumnya nasabah boleh memilih dari 5 tahun, 10 tahun, sampai 30 tahun.

 

Asuransi jiwa berjangka cocok untuk nasabah yang butuh pertanggungan besar, tetapi preminya murah. Karena pertanggungan dengan waktu yang terbatas, asuransi mengenakan premi yang lebih murah. Selain itu produk  ini cocok untuk perlindungan dalam jangka waktu tertentu saja, selama kita masih ada tanggungan. Contohnya ketika kita membeli asuransi jiwa, kita memiliki seorang anak yang menjadi tanggungan kita.

 

25 tahun dari sekarang harusnya anak kita sudah dewasa, dan sudah bekerja. sehingga tidak lagi bergantung kepada kita. Selain manfaat pertanggungan akibat meninggal dunia, produk ini biasanya menawarkan pertanggungan tambahan,misalnya santunan cacat tetap, pembebasan premi, hingga jaminan pelunasan kredit.

 

  1. Asuransi jiwa seumur hidup, atau Whole Life Insurance.

 

Produk Whole Life, memberikan perlindungan jiwa seumur hidup untuk tertanggung. Maksudnya bukan sampai meninggal dunia ya, tapi sampai umur yang sangat tinggi. Contohnya 99 tahun atau 100 tahun. harga premi  seumur hidup tentunya pasti lebih mahal daripada asuransi berjangka, karena kemungkinan klaimnya sangat tinggi.

 

Biasanya asuransi jiwa seumur hidup direncanakan sebagai warisan untuk keluarga. Selain itu berbeda dengan Term Life, Whole Life memiliki nilai tunai yang disebut juga sebagai Living Benefits, alias manfaat yang bisa diberikan ketika nasabah masih hidup. Besarnya nilai tunai pada asuransi jiwa tradisional jenis ini

sudah ditentukan di masa awal ketika membeli Polis, dan bisa dicairkan di pertengahan masa polis. Nasabah bisa memakai nilai tunai ini untuk dana pendidikan, dana pensiun, modal usaha, dan keperluan lainnya.

 

  1. Asuransi Jiwa Unit Link.

 

Unit Link adalah produk asuransi yang dipaketkan dengan investasi. Premi yang kita bayarkan akan dikelola oleh perusahaan asuransi ke dalam instrumen investasi, baik itu dalam bentuk saham, deposito, obligasi, dan lain sebagainya. Nah persentasenya tergantung pada pilihan nasabah. Porsi tertentu diberikan kepada asuransi jiwa atau asuransi lainnya, dan porsi tertentu ditentukan untuk investasi. Produk unit link lebih cocok buat nasabah yang ingin berinvestasi atau mendapatkan keuntungan di masa depan tetapi tidak mau dipusingkan dengan belajar investasi.

 

Di sisi lain nasabah juga mendapatkan proteksi terhadap dirinya apabila meninggal dunia. Nah produk ini sangat populer di Indonesia dan kadang disalah artikan bahwa asuransi jiwa sudah pasti investasi.

Memang bahayanya adalah jika tidak dijelaskan dengan baik, akan ada kesalahpahaman persepsi dan ekspektasi. Kalau ekspektasi tidak sesuai dengan realita akhirnya kita kecewa dan kapok punya asuransi, dan kapok juga berinvestasi.

 

Contoh kasusnya nih, kalian pasti pernah mendengar mengapa sudah bayar lama, tapi kok saldo investasi saya kecil ya? Bisa jadi ini karena porsi investasinya memang kecil, atau performa investasinya sedang lemah. Jangan lupa, nilai investasi tidak selalu naik setiap saat, ada fluktuasinya sendiri.

 

Contoh kasus kedua jika kita meninggal dunia, keluarga mungkin mendapatkan uang pertanggungan yang kecil. Mengapa? Mungkin karena porsi investasinya lebih besar di awal, sedangkan porsi asuransinya sangat kecil.

Oleh karena itu kita perlu pahami dan beli sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Bahkan, kita sebenarnya bisa mendapatkan produk asuransi jiwa dan produk investasi yang lebih baik

jika dibeli secara terpisah.

 

  1. Asuransi Jiwa Dwiguna atau Endowment

 

Endowment adalah kombinasi asuransi dan tabungan. Maksudnya premi yang kita bayarkan akan terbagi menjadi dua. Sebagian dipakai untuk membayar biaya asuransi, dan sisanya ditabung untuk bunga tetap. Nah produk Asuransi Jiwa Dwiguna cocok untuk orang yang memiliki tujuan finansial tertentu,

yang jangka panjang seperti biaya pendidikan atau dana pensiun. Apakah semua alasan kematian ditanggung oleh asuransi jiwa?

 

Tentunya tidak semuanya, sebagian besar iya, tapi ada beberapa persyaratan tertentu terkait dengan klaim asuransi. Ada penyebab kematian yang bisa membatalkan klaim dan tidak ditanggung oleh asuransi jiwa.

 

Contohnya jika disebabkan oleh bunuh diri, olahraga ekstrim, overdosis narkoba, HIV/AIDS, kecurangan klaim, vonis hukuman mati, dan aktivitas ilegal lainnya. Apa saja sih perusahaan asuransi yang menawarkan produk asuransi jiwa? Kita pasti semua pernah denger nih, brand-brand asuransi jiwa seperti Prudential, Allianz, Manulife, Generali, Sequislife, Sunlife, dan berbagai asuransi jiwa dari bank sepertiBCA Life, BNI Life, BRI Life, dan lain sebagainya.

Nah banyak banget kan pilihannya? Artinya sebagai nasabah sebenarnya kita diuntungkan, karena kita punya banyak pilihan untuk mencari manfaat dan harga yang sesuai dengan budget kita. Tapi kita harus memilih perusahaan asuransi yang memiliki laporan keuangan yang sehat juga, agar tidak berdampak seperti kasus gagal bayar klaim seperti contohnya Jiwasraya. Berdasarkan ketentuan pemerintah, semua perusahaan asuransi wajib memiliki RBC, atau kemampuan perusahaan membayar utang jangka panjang minimal 120%

Artinya begini, jika perusahaan memiliki RBC 500%, artinya perusahaan bisa membayar semua hutangnya

sebanyak lima kali lipat. Hal ini berdampak pada kemampuannya dalam membayar klaim.

 

Nah untuk melihat daftar lengkap pilihan asuransi jiwa, kamu bisa mampir ke website kita di lifepal.co.id Tenang, kami hanya bekerja sama dengan perusahaan  yang terpercaya dan memiliki rekam jejak yang terbaik. Nah bagaimana sih cara menghitung premi ?

 

Sama seperti asuransi kesehatan, semakin bertambah usia tentunya semakin mahal pula premi . Mengapa? Karena resikonya untuk meninggal dunia semakin tinggi ketika bertambah usia. Akan lebih menguntungkan kalau kita membeli  pada usia muda, mumpung murah. Nah jenis kelamin, riwayat kesehatan juga mempengaruhi premi  kamu.

 

Nah kalau nggak klaim, uangnya hangus nggak? Beberapa  juga menawarkan pengembalian premi apabila tidak ada klaim hingga masa polis berakhir. Umumnya besaran pengembalian premi tiap polis perusahaan berbeda-beda. Ada yang menawarkan 50%, Bahkan ada yang lebih dari 100% dari total premi yang telah kita bayarkan.

 

Pada umumnya, polis yang memiliki Return of Premium akan memiliki harga yang lebih mahal. Kesimpulannya gimana sih cara memilih  sesuai dengan kebutuhan kita?

 

Yang pertama pastikan dulu nih, apakah benar kita membutuhkannya saat ini?

Yang kedua, apakah uang pertanggungannya cukup untuk memenuhi kebutuhan kita?

Yang ketiga, apakah butuh waktu tertentu saja atau perlu paket yang seumur hidup?

Yang terakhir, pastikan membeli asuransi dari perusahaan yang kita bisa percaya dan memiliki track record yang bagus. Lifepal bekerjasama dengan puluhan rekan  dan menawarkan ratusan pilihan polis.

 

Nah itulah penjelasan terkait dengan fungsi dan jenis asuransi jiwa semoga bermanfaat untuk anda. Share bila menurut anda informasi ini juga bermanfaat untuk yang lain. Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *